welcome

Selasa, 10 April 2012

KARYA TULIS ILMIAH - Pengaruh Zat Isoflavon pada Kedelai untuk Mengurangi Penuaan Dini


KARYA TULIS ILMIAH

Pengaruh  Zat  Isoflavon  Pada Kedelai  untuk Mengurangi   Penuaan  Dini


Karya Tulis Ilmiah :
         Dibuat untuk memenuhi tugas akhir semester 2         
Bidang studi Bahasa Indonesia






Di susun oleh :
Nama   :  Lyra Setia Mayangsari
   NIS     :  10312


UPTD SMA NEGERI 1 NGANJUK








Halaman Pengesahan ,

Karya  tulis  dengan judul : Pengaruh  Zat  Isoflavon Pada
                                Kedelai  untuk Mengurangi Penuaan  Dini
    Telah di sahkan pada tanggal :





                                                                        Oleh ,
                                                                       Pembina



                                                                  ( Dra . Aniasih )
                                                                NIP .







KATA  PENGANTAR
Puji  syukur  penyusun  panjatkan  ke hadirat  Allah  Subhanahu  wata΄ala ,  karena   berkat  rahmat-Nya kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul “PENGARUH  ZAT  ISOFLAVON  PADA KEDELAI  UNTUK MENGATASI  PENUAAN DINI “
Karya tulis ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang PENGARUH  ZAT  ISOFLAVON  PADA KEDELAI UNTUK MENGATASI PENUAAN DINI , yang kami sajikan berdasarkan  pengamatan dari  berbagai  sumber. Karya  tulis  ini  di susun  oleh  penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari  diri  penyusun  maupun  yang datang dari luar. Namun  dengan  penuh  kesabaran  dan  terutama  pertolongan dari Tuhan akhirnya karya tulis  ini dapat terselesaikan . Karya tulis ini memuat tentang “PENGARUH ZAT ISOFLAVON PADA KEDELAI UNTUK MENGATASI PENUAAN DINI” yang  sangat  membantu  wanita  menopause. Walaupun  makalah  ini  mungkin kurang sempurna tapi juga memiliki detail yang cukup jelas bagi pembaca. Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada guru bahasa Indonesia sang Penyusun yaitu  Ibu Aniasih  yang telah membimbing penyusun agar dapat mengerti tentang bagaimana cara kami menyusun karya tulis ilmiah .  Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. Terima kasih.
                                                                                                                       
Penyusun ,

                                  Lyra Setia M










DAFTAR ISI
Halaman  Judul ………………………………………………………………………………………………   i                  Halaman  Pengesahan………………………………………………………………………………………...  ii                   Kata  Pengantar………………………………………………………………………………………………  iii                 Daftar  Isi……………………………………………………………………………………………………...  iv
BAB  I  PENDAHULUAN                                                                                                               
 A . Latar  Belakang  Masalah……………………………………………………………………………….      1                           
  B . Batasan  Masalah………………………………………………………………………………………..      2                                   C . Rumusan  Masalah……………………………………………………………………………………....      2                         
     D . Tujuan  Masalah……………………………………………………………………………...................      2
BAB  II  LANDASAN  TEORI                                                                                                                                                
 1 . Pengertian  Kedelai…………………………………………………………………………………….      3
  2 . Zat  yang  terdapat  pada  kedelai………………………………………………………………………       3                                   3 . Pengertian Penuaan Dini………………………………………………………………………………..      5                                      4 . Ciri-ciri Penuaan Dini…………………………………………………………………………………..       5                                        5 . Penyebab  Penuaan  Dini………………………………………………………………………………         5                   
    6 . Cara  Mengatasi  Penuaan  Dini………………………………………………………………………..        6                                7 . Manfaat  zat  isoflavon  untuk  mengatasi  penuaan  dini ……………………………………………..        7
BAB  III  METODE  PENELITIAN                                                                                                                                        
A . Subyek  Penelitian……………………………………………………………………………………..         8                                    B . Obyek  Penelitian………………………………………………………………………………………        8                                    C . Alat  dan  Bahan……………………………………………………………………………………….         8                                   D . Cara  Pembuatan……………………………………………………………………………………….        8
BAB  IV  PEMBAHASAN                                                                                                                                                                          1 . Zat  yang  terkandung  dalam  kedelai…………………………………………………………………        10                                  2 . Manfaat  zat  kedelai ………………………………………………………………………………….         10                
  3 . Mengapa  harus  menkonsumsi  susu  kedelai ??...................................................................................        10
BAB  V  PENUTUP                                                                                                                                                                  Kesimpulan ………………………………………………………………………………………………..        13
Daftar  Pustaka …………………………………………………………………………………………..        14





 
BAB  I
PENDAHULUAN
A.                   LATAR  BELAKANG  MASALAH
     Susu  kedelai  adalah minuman yang berprotein tinggi , namun banyak orang yang belum tahu bahwa kedelai adalah sumber isoflavon , yang telah terbukti memiliki sejumlah manfaat bagi tubuh . Salah satunya menjamin kulit awet sehat dengan menjaga elastisitas kulit , sehingga terlihat awet muda . Isoflavon juga mengandung salah satu zat aktif fitoestrogen . Khasiatnya menyerupai hormone estrogen . Bila di konsumsi secara rutin , bisa meningkatkan kekenyalan kulit dan mengurangi efek penuaan dini . Selain itu isoflavon dapat menjaga keseimbangan hormone dan berfungsi sebagai antioksidan , sehingga berpengaruh pada peningkatan kelembapan kulit .
        Dampak mengonsumsi fitoestrogen , kerutan di kulit berkurang . Sama dengan hasil terapi hormon untuk menjamin kulit sehat dan mengurangi penuaan dini , yang di tandai dengan terjadinya kekenyalan kulit atau elastisitas kulit . Struktur kimia isoflavon dan estrogen itu hamper sama . Isoflavon juga sering disebut pengganti hormone estrogen secara alami atau fitoestrogen . Kandungan isoflavon dalam kedelai efektif di serap tubuh manusia , isoflavon bersifat estrogenic bermanfaat meningkatkan hormone estrogen .
        Dengan demikian , konsumsi kedelai bermanfaat bagi mereka yang menjelang maupun mengalami menopause . Sebaliknya bagi penderita kanker payudara atau kanker rahim yang estrogennya berlebih , isoflavon memiliki sifat antiestrigenik . Artinya , membantu memblokade estrogen agar bergerak menurun . Dengan keistimewaan tersebut bagi perempuan yang ingin memiliki sehat dan tetap awet muda tak mudah jika di sarankan untuk memperbanyak konsumsi kedelai dan turunannya seperti susu kedelai . Terungkap bahwa konsumsi isoflavon selama 3 bulan mampu menahan kondisi kerutan tidak menjadi parah serta memperbaiki kekenyalan kulit .
       

B.        BATASAN  MASALAH
Karya tulis yang berjudul “ PENGARUH  ZAT  ISOFLAVON  PADA  KEDELAI UNTUK MENGATASI  PENUAAN  DINI “ . Pembahasan masalah di tujukan  pada  konsumen  untuk  mengatasi  / mengurangi masalah penuaan dini .


C.       RUMUSAN  MASALAH
   Sehubungan dengan tujuan karya tulis tersebut maka masalah yang di angkat dalam karya tulis ini adalah  :

                  1 . Pengertian Kedelai
      2 . Zat yang terdapat pada kedelai
      3 . Pengertian Penuaan Dini
4        . Ciri-ciri Penuaan Dini
5 . Penyebab Penuaan Dini
                  6 . Cara mengatasi Penuaan Dini
       7 . Manfaat zat isoflavon untuk mengatasi penuaan dini



D.             TUJUAN  PENULISAN
   Penyusun  karya tulis ini di maksudkan pada : menginformasikan kepada pembaca tentang pengaruh zat Isoflavon dan Fitoestrogen pada kedelai untuk mengatasi penuaan dini .





BAB  II
LANDASAN  TEORI

1 . Pengertian Kedelai             
         Kedelai adalah keluarga polong-polongan . Bentuknya memang sederhana , bulat kecil dan berwarna kuning pucat . Namun gizi yang terkandung dalam kedelai tidak sederhana bentuknya . Kandungan gizi kedelai merupakan hal umum yang sudah banyak diketahui masyarakat .     www.google.com.zat.kedelai

2 . Zat yang terdapat pada kedelai
Dalam tumbuhan kedelai zat Fitoestrogen yang paling dominan adalah zat Isoflavon  . Zat isoflavon merupakan senyawa metabolit sekunder yang banyak disintesa oleh tanaman . ( Anderson 1997 )
Tabel  Kandungan Isoflavon pada Kedelai dan berbagai Produk Olahan
Jenis produk
Protein ( g/100 g )
Genistin μg/g protein
Isoflavon total
Kedelai Mentah
37,0
1106
1891
Susu Kedelai
4,4
30
56
Tempe Mentah
17,0
277
531
Tahu
15,8
209
336

Menurut para ahli yang menjelaskan tentang zat pada kedelai  : 
Ø  Menurut Profesor Deddy Muchtadi, Ahli Ilmu Pangan dan Gizi dari Institut Pertanian Bogor, ekstrak protein dalam kedelai mengandung estrogen dalam bentuk zat isoflavon atau disebut dengan phytoestrogen. "Dampak mengonsumsi phytestrogen kerutan di kulit akan berkurang. Sama dampaknya seperti hasil terapi hormon untuk mengurangi penuaan kulit," papar Prof.Deddy dalam acara media forum tentang kedelai beberapa waktu lalu di Jakarta. Dalam sebuah penelitian laboratorium yang dilakukan oleh peneliti Jepang, Masayuki Arii, terhadap 26 wanita berusia 30-40 tahun, diketahui konsumsi isoflavon selama tiga bulan terbukti mampu menahan kondisi kerutan tidak menjadi parah serta memperbaiki kekenyalan kulit. Selain berperan mengganti estrogen, kedelai juga berfungsi sebagai antioksidan yang mampu melindungi tubuh terhadap timbulnya kanker sebab menetralkan radikal bebas, yang berasal dari lingkungan terpolusi. "Estrogen yang cukup juga bisa membantu kesuburan," tambah Deddy.
http://health.kompas.com/read/2009/10/23/13150223/Susu.Kedelai.Bebas.Kolesterol
Ø  Menurut dr. Deby Susanti Vinski, ahli kecantikan dan anti-aging lulusan Prancis, isoflavon dapat menjaga keseimbangan hormon dan berfungsi sebagai antioksidan, sehingga berpengaruh pada peningkatan kelembaban kulit.
Dampak mengonsumsi fitoestrogen, kerutan dikulit berkurang, Sama dengan hasil terapi hormon untuk menjamin kulit sehat dan mengurangi penuaan dini, yang ditandai dengan terjaganya kekenyalan atau elastisitas kulit .
Struktur kimia isoflavon dan estrogen itu hampir sama. Tak heran, isoflavon sering disebut pengganti hormon estrogen secara alami atau fitoestrogen.
Kandungan isoflavon dalam kedelai efektif diserap tubuh manusia. Isoflavon bersifat estrogenik, bermanfaat meningkatkan hormon estrogen. Dengan demikian, konsumsi kedelai bermanfaat bagi mereka yang menjelang maupun sudah mengalami menopause.
Sebaliknya, bagi penderita kanker payudara atau kanker rahim yang estrogennya berlebih, isoflavon memiliki sifat antiestrogenik. Artinya, membantu momblokade estrogen agar bergerak menurun.
http://www.kliknatoya.com/isi_berkat-kedelai-kulit-awet-muda_1.html

3 . Pengertian Penuaan Dini
            Penuaan Dini adalah proses dari penuaan kulit yang lebih cepat dari seharusnya  . Banyak orang yang mulai melihat timbulnya kerutan kulit wajah pada usia yang relatif muda . www.infopenuaandini.com

4 . Ciri-ciri Penuaan Dini
            Kulit kering dan kasar (Xerosis Cutis) , Kulit berkerut dan longgar (Wrinkle dan Laxity) , Kulit kusam dan terdapat bentuk ketuaan (Pigmentasi) , Tumor-Tumor kulit . www.anehira.co.id

5 . Penyebab Penuaan Dini
            Penuaan dini disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor internal , seperti keturunan, kesehatan, daya tahan dan kejiwaan .Faktor internal merupakan proses alamiah yang tidak mungkin dihindari setiap manusia . www.tipskecantikan.com



6.       Cara mengatasi Penuaan Dini
Mengatur pola makan , Selalu menggunakan tabir surya pada wajah dan bagian tubuh yang terbuka setiap ke luar ruangan , Gunakan pelembab pada wajah dan body lotion , gunakan topi pelindung dan oleskan krim pelindung yang mengandung Sun Protection Factor (SPF) , Mengkonsumsi produk dari bahan kacang kedelai , Minum air putih paling sedikit 2,5 liter perhari untuk menjaga kelembaban kulit dan kurangi konsumsi kopi dan soft drink , Minum the hijau minimal 2 cangkir sehari . www.tipspenuaandini.co.id




7 . Manfaat zat isoflavon untuk mengatasi penuaan dini
        Isoflavon mengandung salah satu zat aktif fitoestrogen          . Bila di konsumsi secara rutin , bisa meningkatkan kekenyalan kulit dan mengurangi efek penuaan dini . Selain itu , isoflavon dapat menjaga keseimbangan hormon dan berfungsi sebagai antioksidan, sehingga berpengaruh pada peningkatan kelembaban kulit .
                                                                                                                        www.google.com/mengatasi/penuaan/dini

 

 
BAB  III
METODE  PENELITIAN
A .  SUBYEK  PENELITIAN
Ø  Sari  Kedelai
B .  OBYEK  PENELITIAN
Ø  Mengurangi penuaan dini
Ø  Memperbaiki metabolisme lemak
Ø  Mencegah kerutan pada kulit
Ø  Mencegah osteoporosis
Ø  Membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL)
C .  ALAT DAN BAHAN
Ø  Biji kedelai
Ø  Gula pasir
Ø  Daun pandan
Ø  Garam
Ø  Vanili
Ø  Saringan kasa
             D .  CARA PEMBUATAN
                   1 .  Kedelai dicuci sampai bersih , lalu di rendam selama 1
                            malam atau 8 jam dalam air panas . Air rendaman di
                            buang dan kedelai di cuci lalu tiriskan .
                   2 .  Berikutnya , kacang kedelai di haluskan bersama air
                            Secukupnya menggunaka burr mill . Bubur encer di
                            saring dengan kain kasa dan filtratnya merupakan susu
                            kedelai mentah .
                   3 .  Tambahkan air kira-kira 10 kali lipat dari susu kedelai
                             mentah tadi dan aduk hingga campuran menjadi rata .
                   4 .  Tambahkan gula pasir , daun pandan , garam pada air
                             perasan tadi dan bubuhi sedikit perasan vanili .
                   5 .  Masak sampai mendidih sambil di aduk-aduk
                            Menggunakan panci perebusan yang di sediakan .

BAB  IV
PEMBAHASAN

1.      PENGERTIAN  KEDELAI
        Kedelai adalah keluarga polong-polongan . Kacang ini sudah tumbuh sejak 3500 tahun yang lalu . Jenis kacang-kacangan ini merupakan jenis kacang yang paling banyak di produksi untuk dijadikan beberapa bahan makanan . Jenis olahan dari kedelai yang banyak terdapat di Indonesia adalah kecap , tahu , tempe , dan susu kedelai . Selain mudah di dapat , kandungan gizi kedelai merupakan alasan utama kedelai paling banyak dijadikan berbagai olahan makanan .
           Bentuknya memang sederhana , bulat kecil dan berwarna kuning pucat . Namun gizi yang terkandung dalam kedelai tidak sederhana bentuknya . Kandungan gizi kedelai merupakan hal umum yang sudah banyak diketahui masyarakat . Setidaknya , kita tahu bahwa tempe mengandung banyak protein karena bahan utama pembuatan tempe adalah kedelai . Selain kandungan protein yang terkenal , kacang kedelai mengandung gizi lain yang baik untuk metabolisme tubuh manusia .

2.      Zat yang terdapat pada kedelai          
           Dalam tumbuhan kedelai zat Fitoestrogen yang paling dominan adalah zat Isoflavon  . Zat isoflavon merupakan senyawa metabolit sekunder yang banyak disintesa oleh tanaman . Namun , tidak sebagai layaknya senyawa metabolit sekunder karena ini tidak disintesa oleh mikroorganisme . Dengan demikian  , mikroorgnisma tidak mempunyai kandungan senyawa ini . Oleh karena itu , tanaman kedelai merupakan sumber utama zat  isoflavon di alam . Di berbagai antara tanaman  , kandungan isoflavon yang lebih tinggi terdapat pada tanaman Leguminoceae , khususnya pada tanaman kedelai . Pada tanaman kedelai , kandungan isoflavon yang lebih tinggi terdapat pada biji kedelai , khususnya terdapat pada bagian hipokotil (germ) yang akan tumbuh menjadi tanaman . Sebagian lagi terdapat pada kotiledon yang akan menjadi daun pertama dari tanaman ( Anderson 1997 ) .
            Kandungan isoflavon pada kedelai berkisar 2-4 mg/g kedelai . Senyawa isoflavon ini pada umumnya berupa senyawa kompleks atau konjugasi dengan senyawa gula melalui ikatan glokusida . Jenis senyawa isoflavon ini terutama adalah genistin , daidzin , dan glisitin  . Bentuk senyawa demikian ini mempunyai aktivitas fisiologis kecil . Selama proses pengolahan , baik melalui proses fermentasi maupun proses non-fermentasi  , senyawa isoflavon dapat mengalami transformasi , terutama melalui proses hidrolisa sehingga dapat terdapat diperoleh senyawa isoflavon bebas yang lebih tinggi aktivitasnya . Senyawa aglikon tersebut adalah genistein , glistein dan daidzein .
2.a   Kelebihan Sari Kedelai murni dibandingkan Obat Kimia
a.   Kelebihan yang Dimiliki Sari Kedelai
·          Tidak ada efek samping jika mengkonsumsi sari kedelai
Hal ini terjadi karena sari kedelai tersusun oleh bahan-bahan organic dan asli/murni . Dengan kata lain sari kedelai dapat dijadikan sebagai minuman yang berarti bahan yang di konsumsi guna mengatasi penuaan dini bagi kaum hawa .
·         Harga murah dan dapat membuat/menanam sendiri
               Terutama jika kita dapat menanam sendiri di sekitar lingkungan rumah kita . Harga akan meningkat jika sari kedelai tersebut diperoleh dalam bentuk serbuk yang kering . Selain itu cara pembuatannya yang sangat mudah di pahai dan di mengerti bagi semua kalangan .
·         Aplikasinya lebih sederhana
Jika sudah jelas maka pengobatan/perawatan dapat dilakukan sendiri di rumah . Jadi kita tidak perlu mahal-mahal untuk pergi ke dokter kecantikan hanya untuk mengatasi penuaan dini .
·         Bebas toksin
Obat-obatan kimia adalah racun . Anda tidak boleh mengkonsumsinya sembarangan , sedangkan sari kedelai ini merupakan bebas dari racun sehingga aman di konsumsi siapa pun , bahkan seringkali dapat eluruhkan efek racun dari tubuh kita .
            b. Kelemahan obat kimiawi
·         Efek Samping
Terdapat efek samping dri obat kimia yang bias berupa efek samping langsung maupun tidak langsung . Hal ini terjadi karena bahan kimia bersifat anorganik dan murni sementara tubuh bersifat organic dan kompleks . Maka bahan kimia bukan bahan yang benar-benar cocok untuk tubuh . Penggunaan bahan kimia pada tubuh dianggap sebagai sesuatu yang tidak terhindarkan dan digunakan secara terbatas yang dapat diterima dan ditoleransi oleh tubuh .
·         Harga yang mahal karena factor impor
Hampir semua obat kimia yang kita gunakan berasal dari luar negeri sehingga harganya tidak dapat dijangkau oleh masyarakat yang mempunyai ekonomi menengah ke bawah . Menilik kandungan Isoflavon pada kedelai maka kedelai dapat digunakan sebagai salah satu mencegah penuaan dini .

3.      Pengertian Penuaan Dini
     Penuaan Dini adalah proses dari penuaan kulit yang lebih cepat dari seharusnya  . Banyak orang yang mulai melihat timbulnya kerutan kulit wajah pada usia yang relatif muda  , bahkan pada usia awal 20-an . Hal ini biasanya di sebabkan berbagai faktor baik internal maupun eksternal .
            Faktor Internal ini biasanya disebabkan oleh adanya gangguan dari dalam tubuh . Misalnya sakit yang berkepanjangan , serta kurangnya asupan gizi . Sedangkan faktor Eksternal nya bisa terjadi karena sinar matahari  . polusi udar , asap rokok , makanan yang tidak sehat dan sebagainya .

4 . Ciri-ciri Penuaan Dini
     Berikut ini adalah ciri-ciri simbulnya Penuaan Dini pada kulit :
·         Kulit kering dan kasar (Xerosis Cutis) . Kondisi ini ditandai dengan kemerahan , sisik-sisik dan retak-retak terjadi akibat kurangnya lemak kulit dan kandungan air serta menurunnya aktivitas kelenjar minyak dan keringat .
·         Kulit berkerut dan longgar (Wrinkle dan Laxity) . Kulit tampak kaku , tidak lentur dan tidak elastis  . Ini terjadi akibat perubahan dan berkurangnya serabut kolagen serta serabut elastis yang menjaga kelenturan kulit .
·         Kulit kusam dan terdapat bentuk ketuaan (Pigmentasi) . Bentuk ketuaan dapat berupa noda hitam yang merata serta noda setempat  . Kondisi ini terjadi diantaranya akibat berkurangnya kemampuan kulit untuk melepaskan sel kulit lama dan menggantinya dengan sel kulit baru .
·         Tumor-Tumor kulit . Tumor ini tergolong tumor jinak , dengan bentuk bintik-bintik kecil di kulit serta tumpukan lemak berwarna kekuningan di sekitar mata . Ketiganya bisa muncul seiring pertambahan usia , akibat paparan matahari atau karena faktor genetik . Seringkali muncul pula lesi-lesi pra-kanker .

4        . Penyebab Penuaan Dini
               Penuaan dini disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor internal , seperti keturunan, kesehatan, daya tahan dan kejiwaan .Faktor internal merupakan proses alamiah yang tidak mungkin dihindari setiap manusia . Hal ini dapat  juga dipicu oleh stres dan perubahan hoemonal dan faktor ini hanya dapat dikurangi efeknya , dengan cara perawatan wajah yang tepat , rutin , dan lembut , mengurangi stres serta mencoba hidup santai .
            Penyebab yang kedua adalah faktor eksternal yang meliputi :
·         Radikal Bebas yaitu molekul ganas yang menggerogoti sel-sel tubuh termasuk jaringan kalogen . Sebagian ahli berpendapat bahwa radikal bebas terbentuk sebagai efek polusi lingkungan , paparan sinar matahari , pemakaian air yang tercampur bahan kimia , perubahan cuaca dan faktor lain yang mengganggu pertumbuhan normal kalogen .                                                                                           Pencegahan radikal bebas dapat dilakukan dengan mengatur pola makan , diet yang mengandung protein yang tinggi dan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin seperti buah dan sayur . Dengan gizi yang baik , struktur sel akan membaik hingga proses penuaan dini dapat diperlambat .
·         Sinar matahari . Untuk menghindari pengaruh buruk sinar matahari , hindari saat sinar matahari memancarkan sinar ultra violet di titik kulminasi (antara pukul 10.00 – 15.00) dan selalu menggunakan tabir surya pada wajah dan bagian tubuh yang terbuka setiap ke luar ruangan .
·         Kelembaban udara yang tinggi dan tidak stabil seperti di alam tropis ini menjadipenyebab terjadinya penuaan dini , terutama jika kulit tidak dilindungi dengan baik . Salah satu cara melindungi kelembaban kulit adalah dengan menggunakan pelembab yang dapat mempertahankan kadar air dalam kulit . Untuk melindungi kelembutan kulit , gunakan pelembab pada wajah dan body lotion yang sesuai dengan jenis kulit pada seluruh tubuh terutama yang tidak terlindungi oleh pakaian . Pelembab yang untuk melembabkan kulit kering dan normal , pilih bahan pelembab yang mengandung humektan sebagai pengikat air yaitu asam alfa-hidroksi A-HA (Alpha-Hidroksi Acid).                                        Sinar matahari dapat menimbulkan masalah pada kulit , terutama pada mereka yang suka mandi matahari atau terkena terpaan langsung sinar matahari secara terus menerus yang mengakibatkan kulit keriput dan timbulnya penuaan dini . Sinar matahari di duga kuat sebagai penyebab kanker kulit .                                                     Bila terpaksa harus melakukan kegiatan di bawah terpaan sinar matahari , gunakan topi pelindung dan oleskan krim pelindung yang mengandung Sun Protection Factor (SPF).






6 . Cara Mengatasi Penuaan Dini
·         Mengatur pola makan , diet yang mengandung protein yang tinggi dan mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin seperti buah dan sayur . Dengan gizi yang baik , struktur sel akan membaik hingga proses penuaan dini dapat diperlambat .
·         Selalu menggunakan tabir surya pada wajah dan bagian tubuh yang terbuka setiap ke luar ruangan .
·         Gunakan pelembab pada wajah dan body lotion yang sesuai dengan jenis kulit pada seluruh tubuh terutama yang tidak terlindungi oleh pakaian .
·         Bila terpaksa harus melakukan kegiatan di bawah terpaan sinar matahari , gunakan topi pelindung dan oleskan krim pelindung yang mengandung Sun Protection Factor (SPF).
·         Mengkonsumsi produk dari bahan kacang kedelai (tahu , tempe , susu kedelai), kurma dan minum the yang berasal dari biji adas sebagai sumber estrogen alami .
·         Minum air putih paling sedikit 2,5 liter perhari untuk menjaga kelembaban kulit dan kurangi konsumsi kopi dan soft drink .
·         Minum the hijau minimal 2 cangkir sehari , Karena mengandung antioksidan yang paten .
·         Mengkonsumsi suplemen antioksidan seperti vitamin A ( betakarotin) , vitamin C , vitamin E , vitamin B-Kompleks dan beberapa mineral seperti selenium seng .
·         Lakukan olahraga yang dapat menggerakkan sebagian otot di tubuh seperti jalan cepat , jogging , senam aerobic , berenang minimal 3 kali seminggu . Hal ini dapat melancarkan aliran darah/getah bening , sehingga asupan nutrisi dan oksigen pada sel-sel lebih baik serta mempercepat sel-sel kulit yang baru .

7        .   Manfaat Isoflavon untuk mengatasi Penuaan dini       

Isoflavon mengandung salah satu zat aktif fitoestrogen . Khasiatnya menyerupai hormone estrogen . Bila di konsumsi secara rutin , bisa meningkatkan kekenyalan kulit dan mengurangi efek penuaan dini . Selain itu , isoflavon dapat menjaga keseimbangan hormon dan berfungsi sebagai antioksidan, sehingga berpengaruh pada peningkatan kelembaban kulit.                                                                                          Dampak mengonsumsi fitoestrogen, kerutan dikulit berkurang, Sama dengan hasil terapi hormon untuk menjamin kulit sehat dan mengurangi penuaan dini, yang ditandai dengan terjaganya kekenyalan atau elastisitas kulit .                                                                                                                                                    Kandungan isoflavon dalam kedelai efektif diserap tubuh manusia. Isoflavon bersifat estrogenik, bermanfaat meningkatkan hormon estrogen. Dengan demikian, konsumsi kedelai bermanfaat bagi mereka yang menjelang maupun sudah mengalami menopause.



BAB  V
PENUTUP


A . Kesimpulan

        Kedelai mengandung zat isoflavon yang berfungsi meningkatkan kekenyalan kulit dan mengurangi efek penuaan dini . Selain itu , isoflavon dapat menjaga keseimbangan hormon dan berfungsi sebagai antioksidan, sehingga berpengaruh pada peningkatan kelembaban kulit.  Kandungan isoflavon pada kedelai berkisar 2-4 mg/g kedelai .

Senyawa isoflavon ini pada umumnya berupa senyawa kompleks atau konjugasi dengan senyawa gula melalui ikatan glokusida . Jenis senyawa isoflavon ini terutama adalah genistin , daidzin , dan glisitin  . Bentuk senyawa demikian ini mempunyai aktivitas fisiologis kecil . Selama proses pengolahan , baik melalui proses fermentasi maupun proses non-fermentasi  , senyawa isoflavon dapat mengalami transformasi , terutama melalui proses hidrolisa sehingga dapat terdapat diperoleh senyawa isoflavon bebas yang lebih tinggi aktivitasnya . Senyawa aglikon tersebut adalah genistein , glistein dan daidzein , sehingga aktivitas isoflavon pada kedelai dapat digunakan oleh masyarakat luas untuk mencegah masalah penuaan dini pada kulit .

Sehingga masyarakat khusus nya para kaum hawa termotivasi untuk lebih banyak mengkonsumsi seri kedelai alami dari pada harus membayar dokter kecantikan hanya untuk mengatasi masalah penuaan dini pada kulitnya tersebut . Diharapkan produksi sari kedelai dapat meningkatkan pertanian kedelai dan meningkatkan nilai ekonomi dari tumbuhan kedelai tersebut . 


DAFTAR  PUSTAKA



           http://www.google.com.zat.kedelai/show_image_in_imgtag_002           http://health.kompas.com/read/2009/10/3/13150223/Susu.Kedelai.Bebas.Kolesterol
           http://www.kliknatoya.com/isi_berkat-kedelai-kulit-awet-muda_1.html
            http://www.anehira.co.id/semua/tentang/penuaan/dini
http://www.tipskecantikan.com/untuk/kesehatan
. http://www.tipspenuaandini.co.id/pengertian/penuaan/dini

 




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar